← Kembali ke Documentation
Cara Akses Panel
Panel digunakan untuk mengelola server,
console, file, plugin, backup, allocation,
startup dan konfigurasi server.
1. Buka Panel MineIDHost
Buka panel melalui:
https://panel.mineidhost.com
2. Login
Gunakan akun yang digunakan ketika melakukan
pemesanan layanan MineIDHost.
3. Pilih Server
Setelah login, pilih server yang ingin
kamu kelola untuk membuka halaman server.
← Kembali ke Documentation
Membuat Server Minecraft
Panduan dasar untuk menyiapkan server Minecraft
menggunakan panel MineIDHost.
1. Pilih software server
Untuk Minecraft Java, software seperti Paper
atau Purpur dapat digunakan sesuai kebutuhan
plugin dan server.
2. Pilih versi Minecraft
Gunakan versi yang sesuai dengan plugin,
mod atau kebutuhan server kamu.
3. Install server
Jalankan proses install/reinstall dari panel
dan tunggu sampai server selesai disiapkan.
Tips:
Sebelum melakukan reinstall, pastikan file
penting dan world sudah memiliki backup.
← Kembali ke Documentation
Install Plugin Minecraft
Plugin memungkinkan kamu menambahkan fitur
baru ke server Minecraft Java.
1. Pastikan software mendukung plugin
Gunakan software seperti Paper, Purpur,
Spigot atau software Bukkit-compatible.
2. Upload plugin
Buka File Manager dan masuk ke:
/plugins
Upload file plugin dengan ekstensi:
.jar
3. Restart server
Restart server dan periksa Console untuk
memastikan plugin berhasil dimuat.
← Kembali ke Documentation
Java + Bedrock Crossplay
Tutorial membuat pemain Minecraft Java Edition
dan Bedrock Edition dapat bermain pada server
yang sama menggunakan GeyserMC dan Floodgate.
Yang dibutuhkan
- Server Minecraft Java.
- GeyserMC.
- Floodgate.
- ViaVersion disarankan untuk kompatibilitas versi.
- Allocation/port UDP untuk Bedrock.
1. Install plugin
Install GeyserMC, Floodgate dan ViaVersion
pada server Java kamu.
2. Buat allocation Bedrock
Buka menu Network/Allocations pada panel
dan buat port tambahan yang akan digunakan
pemain Bedrock.
Penting:
Bedrock menggunakan koneksi UDP. Pastikan
allocation yang digunakan tersedia dan sesuai
dengan konfigurasi Geyser.
3. Konfigurasi Geyser
Atur listener Bedrock menggunakan port allocation
yang telah dibuat.
Untuk koneksi backend, gunakan alamat dan port
server Java kamu.
Jika menggunakan Floodgate, authentication
Geyser diarahkan ke Floodgate.
4. Restart server
Simpan konfigurasi kemudian restart server.
5. Cara pemain join
Pemain Java menggunakan alamat dan port Java.
Pemain Bedrock menggunakan alamat server
dengan port Bedrock yang telah dibuat.
← Kembali ke Documentation
Setup GeyserMC
GeyserMC berfungsi sebagai bridge antara
Minecraft Bedrock dan Minecraft Java.
1. Install Geyser
Upload atau install plugin Geyser yang
sesuai dengan software server kamu.
2. Install Floodgate
Floodgate diperlukan apabila kamu ingin
pemain Bedrock dapat terhubung menggunakan
sistem autentikasi Floodgate.
3. Buat port Bedrock
Buat allocation tambahan untuk listener
Bedrock dan gunakan port tersebut pada
konfigurasi Geyser.
Catatan:
Jangan menggunakan port Java sebagai port Bedrock
apabila konfigurasi kamu menggunakan allocation
terpisah.
← Kembali ke Documentation
Setup Floodgate
Floodgate bekerja bersama Geyser untuk membantu
autentikasi pemain Bedrock pada server Java.
1. Install Floodgate
Pasang Floodgate pada server yang sudah
menggunakan Geyser.
2. Restart
Restart server agar folder dan konfigurasi
Floodgate dibuat.
3. Periksa Console
Pastikan tidak terdapat error Floodgate
atau Geyser ketika server selesai startup.
← Kembali ke Documentation
Multi Version Minecraft
ViaVersion dapat membantu server menerima
client dengan versi yang berbeda, tergantung
kompatibilitas versi plugin dan server.
1. Install ViaVersion
Install ViaVersion melalui plugin manager
atau upload file plugin ke folder plugins.
2. Restart server
Restart server setelah plugin selesai dipasang.
← Kembali ke Documentation
Upload World Minecraft
Gunakan File Manager atau SFTP untuk memindahkan
world ke server MineIDHost.
1. Stop server
Matikan server terlebih dahulu sebelum
mengganti world.
2. Backup world lama
Simpan backup sebelum menghapus atau mengganti
world yang sedang digunakan.
3. Upload world
Upload folder world melalui File Manager
atau SFTP.
4. Pastikan nama world benar
Pastikan konfigurasi server menunjuk ke
nama folder world yang benar.
← Kembali ke Documentation
Ganti Versi Server
1. Backup terlebih dahulu
Selalu buat backup sebelum mengganti versi.
2. Tentukan software dan versi
Pilih versi Minecraft yang sesuai dengan
plugin dan world yang digunakan.
3. Install versi baru
Gunakan fitur startup/software pada panel
sesuai konfigurasi server kamu.
← Kembali ke Documentation
Menjadi Operator
Operator memberikan akses command admin
kepada pemain.
Melalui Console
Buka Console pada panel dan gunakan:
op NamaPlayer
Ganti NamaPlayer dengan
username Minecraft yang ingin diberikan OP.
← Kembali ke Documentation
Whitelist Server
Aktifkan whitelist
whitelist on
Tambahkan pemain
whitelist add NamaPlayer
Hapus pemain
whitelist remove NamaPlayer
← Kembali ke Documentation
Optimasi Server Minecraft
1. Gunakan software yang sesuai
Untuk server plugin-based, Paper atau Purpur
dapat digunakan sesuai kebutuhan.
2. Perhatikan view distance
View distance yang terlalu tinggi dapat
meningkatkan beban server.
3. Periksa plugin
Plugin yang terlalu berat atau melakukan
operasi berlebihan dapat memengaruhi performa.
4. Gunakan Spark
Spark dapat digunakan untuk melakukan profiling
ketika server mengalami masalah performa.
← Kembali ke Documentation
File Manager
Fungsi File Manager
- Upload file.
- Download file.
- Edit konfigurasi.
- Membuat folder.
- Menghapus file.
- Mengelola plugin dan world.
Peringatan:
Jangan menghapus file server secara sembarangan.
Buat backup sebelum mengubah konfigurasi penting.
← Kembali ke Documentation
Console
Apa fungsi Console?
Console digunakan untuk melihat startup log,
error, warning dan menjalankan command server.
Contoh command
list
whitelist on
op NamaPlayer
say Server akan restart
← Kembali ke Documentation
Allocation / Port
Apa itu allocation?
Allocation adalah port yang dapat digunakan
sebagai endpoint jaringan server.
Kapan membutuhkan port tambahan?
- Bedrock / Geyser.
- Query.
- Server tambahan.
- Layanan yang membutuhkan port tertentu.
← Kembali ke Documentation
Backup Server
Kapan harus melakukan backup?
- Sebelum mengganti versi.
- Sebelum install plugin besar.
- Sebelum mengganti world.
- Sebelum mengubah konfigurasi penting.
Rekomendasi:
Jangan hanya mengandalkan satu backup.
Untuk data penting, simpan salinan tambahan
di lokasi lain.
← Kembali ke Documentation
SFTP
Fungsi SFTP
SFTP dapat digunakan untuk transfer file
dalam jumlah besar tanpa harus upload satu
per satu melalui browser.
Gunakan client SFTP
Kamu dapat menggunakan aplikasi seperti
FileZilla atau client SFTP lainnya.
Gunakan host, username, password dan port
yang diberikan oleh panel server.
← Kembali ke Documentation
Server Tidak Start
1. Periksa Console
Lihat pesan error terakhir sebelum server
berhenti.
2. Periksa Java Version
Pastikan versi Java sesuai dengan versi
Minecraft/server software yang digunakan.
3. Periksa plugin
Plugin yang tidak kompatibel dapat menyebabkan
server gagal startup.
← Kembali ke Documentation
Server Lag
Periksa TPS
Gunakan profiling untuk mengetahui bagian
server yang menyebabkan beban tinggi.
Periksa plugin
Plugin yang menjalankan task terlalu sering
dapat menyebabkan tick server menjadi berat.
Kurangi beban world
Terlalu banyak entity, chunk aktif atau
aktivitas redstone dapat meningkatkan beban.
← Kembali ke Documentation
Tidak Bisa Join Server
Periksa IP dan Port
Pastikan alamat dan port yang digunakan
sesuai dengan allocation server.
Periksa status server
Pastikan server sudah Running dan tidak
sedang dalam proses startup.
Jika menggunakan Bedrock
Pastikan menggunakan port Bedrock,
bukan port Java apabila Geyser dikonfigurasi
menggunakan allocation terpisah.
← Kembali ke Documentation
Plugin Error
1. Buka Console
Cari nama plugin yang muncul pada error.
2. Periksa kompatibilitas
Pastikan plugin sesuai dengan versi
Minecraft dan software server.
3. Tes tanpa plugin
Jika diperlukan, pindahkan plugin yang
bermasalah sementara dari folder plugins
lalu lakukan restart.